2

Anak Yang Semua Indranya Cacat (Kisah)

Susahnya mencari Ilmu, dikira ilmu ada dimana-mana. ilmu tidak ada dimana-mana ilmu ada didalam dada. artinya yang tau itu ada dalam dada. jangan tertipu oleh pendengaran, jangan terpedaya oleh penglihatan karna neraca itu bukan di pendengar dan penglihatan tapi neraca itu ada dalam dada.

Susahnya mencari Ilmu, dikira ilmu ada dimana-mana. ilmu tidak ada dimana-mana ilmu ada didalam dada. artinya yang tau itu ada dalam dada. jangan tertipu oleh pendengaran, jangan terpedaya oleh penglihatan karna neraca itu bukan di pendengar dan penglihatan tapi neraca itu ada dalam dada.

Anak Yang Semua Indranya Cacat (Kisah)

Alkisah dahulu kala hiduplah seorang pemuda bernama Fulan bin Fulan, pemuda perantauan yang hidup dari pulau satu ke pulau lain. Ia tidak punya tempat tinggal, karena tempat tinggalnya sudah hancur karena bencana alam yang dulu menghampiri tempat tinggalnya. semua keluarganya telah berpulang ke pangkuan-Nya, beruntung Fulan ini selamat dari maut. setiap ia singgah disebuah pulau, yang ia tuju pertama adalah masjid. Masjid ini yang nantinya sebagai tempat ia ibadah dan tidur, bahkan ia berharap kalau2 bisa menjadi marbot masjid.

Sampailah ia disebuah masjid yang sangat besar di sebuah pulau. dengan segera ia menemui ketua masjid untuk meminta ijin untuk tinggal disana. setelah menjelaskan latar belakang serta maksudnya, akhirnya pemuda itu diijinkan untuk tinggal di masjid itu sekaligus menjadi marbot masjid untuk beberapa lama.

esok hari, saat sore menjelang, ia mendapati di Masjid itu ada pengajian yang ternyata itu adalah acara rutin. Ia bergegas menyelesaikan tugas marbotnya dan masuk kedalam majlis pengajian itu. wah, kali ini ia mendapati materi tentang ilmu ikhlas. disela - sela penjelasan, sang Ustadz berkata,"Betapa sulitnya menjadi orang yang senantiasa ikhlas, mencari ilmu ikhlas. Butuh kesadaran dalam hati bahwa segala sesuatunya itu datang dari Allah dan akan kembali hanya kepada-Nya."

Setelah sang Ustadz menjelaskan panjang lebar tentang apa itu ikhlas, Fulan sang pemuda perantau itu tertarik untuk bertanya,"Pak Ustadz, kalau begitu dimana saya bisa mendapatkan ilmu ikhlas itu??"

Mendengar pertanyaan dari pemuda itu, sang Ustadz tersenyum dan berkata,"Hai pemuda yang baik hati, pergilah kau ke desa sebelah niscaya kau akan mendapatkan jawaban itu."
Sang pemuda tadi tertegun mendengar jawaban sang Ustadz, dan memunculkan rasa penasaran yang sangat mendalam, sebenarnya ada apa didesa sebelah sampai - sampai sang Ustadz menyuruhnya untuk mencari ilmu ikhlas didesa sebelah.

setelah pengajian ditutup, Fulan merasa hatinya masih sangat penasaran akan ilmu ikhlas yang menjadi topik pengajian kali ini. ia memutuskan untuk pergi ke desa sebelah sehabis shalat isya. jarak desa sebelah yang lumayan jauh, membuat Fulan merasa lapar ditengah - tengah perjalanan. saat ia susuri sungai yang mengalir sangat deras, tiba - tiba ia melihat sebutir apel hanyut dalam gelombang sungai yang lumayan deras itu. tanpa pikir panjang, Fulan mencari akal untuk mendapatkan apel itu dan akhirnya dapat. ia segera melahap apel yang ia temukan itu dengan lahap, sekedar mengganjal perutnya yang sudah mulai ingin dimanja. Setelah apel itu habis, tiba - tiba ia teringat akan darimana apel itu berasal, apakah si empunya sudah mengijinkan dia untuk makan, soalnya apel itu masih sangat segar dan tidak ada busuk sedikitpun, mustahil apel itu dibuang dengan sengaja.

karena takut apel yang ia makan itu merupakan barang haram, Fulan segera menyusuri sungai itu untuk mencari letak darimana apel itu berasal. setelah menyusuri, Fulan mendapati ada kebun apel yang daun dan buahnya menyingsing kesungai. Fulan berpikir mungkin dari sinilah apel itu jatuh. segera ia menemui si empunya untuk segera meminta agar apel yang sudah ia makan itu untuk diikhlaskan, agar tidak menjadi barang haram.

setelah bertemu dengan si empunya itu, dengan segera Fulan menjelaskan maksud kedatangannya. mendengar penjelasan si Fulan, si empu apel tadi geram dan mulai marah hebat,"Enak saja, saya sudah berpuluh - puluh tahun menanam tanaman apel ini untuk saya nikmati hasilnya, engkau enak saja memakan apel itu tanpa seijin saya. sudah habis baru minta ijin, dasar pemuda tak tau diuntung. saya tidak akan mengikhlaskannya.."

Fulan mulai resah karena si empu apel tadi marah hebat padanya. ia terus membujuk, membujuk dan membujuk sampai ia mendapat keikhlasan atas apel yang sudah ia makan tadi."Saya akan melakukan apapun asal tuan mau mengikhlaskan apel yang sudah saya makan ini, saya mohon."

"Benar kau akan melakukan apapun???" si empu apel menanyakan keyakina Fulan atas kata - katanya itu.
"Iaa tuan," Jawab Fulan mantap.

"Baiklah, kalo begitu kau harus menikahkan anakku........"
Mendengar persyaratan yang diberikan empu apel itu, Fulan kegirangan dalam hati, siapa yang tidak mau dinikahkan anak seorang saudagar kaya, pemilik kebun apel yang sangat luas.
"Eh, jangan senag dulu kau pemuda. anakku itu seorang yang cacat, tidak bisa mendengar, tidak bisa bicara, dan tidak bisa melihat."

Fulan tercengang, dia kaget bukan kepalang. Subhanallah, Fulan seperti sedang tersambar petir disiang bolong. hatinya bergejolak hebat. disatu sisi ia tidak ingin menikah dengan orang yang cacat, tapi disisi lain yang jauh lebih penting adalah ia harus meraih kata ikhlas dari si empu apel itu. Fulan tak ada pilihan lain, dia bingung dan merasa terjebak dengan kejadian ini, hatinya terus bergejolak hebat.

"Baik tuan, apapun persyaratan yang engkau beri, akan aku penuhi, termasuk menikahkan anakmu yang cacat itu, aku bersedia." Fulan dengan mantap.

Si empu apel tersenyum,"Kalau begitu kau boleh masuk untuk segera menikah dengan anakku, aku akan segera mengundang tetangga sekitarku untuk menyaksikan pernikhan ini."

dengan mantap Fulan masuk kedalam rumah juragan apel itu untuk memenuhi persyaratan si empu apel ini. hal ini Fulan lakukan tak lain tak bukan untuk meraik ridho atau ikhlas dari si empu apel atas apel yang sudah ia makan tadi.

"Aku Ikhlas melakukan ini semua demi apel yang sudah aku makan tadi.." Gumam Fulan dalam hati mantap.

lalu si empu tadi segera memanggil anaknya yang cacat itu untuk segera dipertemukan dengan Fulan. betapa kagetnya saat Fulan melihat anak si juragan apel itu, cantik jelita, sangat mempesona dan sungguh tidak ada seperti apa yang ia bayangkan.

"Loh tuan, bukankah tadi anda bilang kalo putri tuan itu tuli dan bisu, tapi kenapa putri tuan bisa menyaut dan mendengar teriakan tuan?? lalu dia juga bisa berjalan tanpa bantuan tongkat, bukankah ia seorang yang buta tuan??"

sang juragan tersenyum lebar
"Anakku itu memang tuli, karena kupingnya tak pernah ia gunakan untuk hal - hal yang buruk, anakku juga benar bisu, karena mulutnya tak pernah ia gunakan untuk membicarakan kejelekkan orang, dan ia juga benar buta, karena matanya tak pernah ia gunakan untuk melihat hal - hal yang seronok dan tidak baik. kau pemuda ikhlas dan mau mencari serta mendapat keikhlasan demi apapun, maka kaulah yang pantas mendapatkan anakku yang "cacat" ini..."


Fulan tersenyum, ia bersyukur dan mulai menyadari bahwa sulitnya mencari ilmu ikhlas dan melalui kejadian ini ia menemukan jawaban atas apa yang ia tanyakan di masjid tadi sore...

COMMENTS

loading...
Nama

Anekdot,10,Blogging,2,Cerpen,6,Cuaca,71,Download,24,Hong Kong,58,Iklan,3,Indonesia,20,Inspirasi,83,Islam,412,Kesehatan,66,Konsultasi,13,Kriminal,1,Kuliner,61,Malaysia,17,News,543,Opini,238,Orang Hilang,7,Pernik,26,Pojokbmi,414,Ponorogo,4,Resep,8,Singapura,3,Taiwan,101,Tekno,51,Unik,2,Wirausaha,13,Wisata,26,
ltr
item
DE-YUAN.COM ~ Berita Online Hari Ini: Anak Yang Semua Indranya Cacat (Kisah)
Anak Yang Semua Indranya Cacat (Kisah)
Susahnya mencari Ilmu, dikira ilmu ada dimana-mana. ilmu tidak ada dimana-mana ilmu ada didalam dada. artinya yang tau itu ada dalam dada. jangan tertipu oleh pendengaran, jangan terpedaya oleh penglihatan karna neraca itu bukan di pendengar dan penglihatan tapi neraca itu ada dalam dada.
http://3.bp.blogspot.com/-D1d0YqFc5RE/Vbmy48P12PI/AAAAAAAAAeY/pO_JV0F1nVk/s1600/images%2B%25283%2529.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-D1d0YqFc5RE/Vbmy48P12PI/AAAAAAAAAeY/pO_JV0F1nVk/s72-c/images%2B%25283%2529.jpg
DE-YUAN.COM ~ Berita Online Hari Ini
http://www.de-yuan.com/2015/07/anak-yang-semua-indranya-cacat-kisah.html
http://www.de-yuan.com/
http://www.de-yuan.com/
http://www.de-yuan.com/2015/07/anak-yang-semua-indranya-cacat-kisah.html
true
4981504600613212983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy