2

Santri Darut Taqwa Ponorogo Ngontel Sampai Jogjakarta dan Jakarta Tanpa Bekal

Anak ini biasa dipanggil Aris, lengkapnya adalah Aris Rosyidi, duduk dibangku SMP IT Darut-Taqwa Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sekilas tak ada yang istimewa dari santri ini, ia sama seperti santri-santri yang lainnya. Bahkan cenderung terlihat lugu dan polos dibanding santri-santri lain yang setingkat dengannya. Namun siapa yang tahu, dibalik keluguannya ini menyimpan semangat yang luar biasa untuk berpetualang ke berbagai daerah hanya dengan sepeda kayuhnya.

darut taqwa ponorogo
Pembaca de-yuan.com yang dirahmati Alloh, kali ini penulis akan berbagi kisah mengharukan dari kota Reog Ponorogo, semoga para pembaca bisa mengambil hikmah dari kisah ini.

Anak ini biasa dipanggil Aris, lengkapnya adalah  Aris Rosyidi, duduk dibangku SMP IT Darut-Taqwa Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sekilas tak ada yang istimewa dari santri ini, ia sama seperti santri-santri yang lainnya. Bahkan cenderung terlihat lugu dan polos dibanding santri-santri lain yang setingkat dengannya. Namun siapa yang tahu, dibalik keluguannya ini menyimpan semangat yang luar biasa untuk berpetualang ke berbagai daerah hanya dengan sepeda kayuhnya.

Akhir tahun 2014 yang lalu saat liburan pondok, santri ini nekat mengayuh sepeda onthelnya sampai di kota Yogyakarta. Dari Ponorogo santri ini meluncur melalui rute Madiun – Ngawi – Sragen – Solo – Klaten hingga sampai di Yogyakarta. Satu pekan dia menghilang dari rumah tanpa pamit kepada kedua orang tuanya, sehingga tak heran jika kedua orang tuanya panik mencari kesana kemari.

Tak cukup sampai disini kisah petualangan Si Bolang alias Bocah ilang ini, belum genap satu pekan masuk di pondoknya, Aris kembali membuat seluruh penghuni pondok gempar. Aris menghilang sejak pukul 01.30 dini hari Senin tanggal 26 Januari 2015 dengan membawa kabur sepeda Ustadz Deni. Terang saja ia membuat geger seisi pondok, karena ia tak ditemukan dipagi harinya, karena memang Aris tak memberi tahu kepada siapapun perihal kepergiaannya. Hari kedua, ketiga, keempat, sampai hari ke tujuh pun belum juga diketahui kemana kaburnya Aris.

Hingga Ibunya pun panic menemui para Asatidz pondok dengan menangis karena mengkhawatirkan keadaan anaknya. Siapa yang tidak khawatir, anak yang dilahirkan dan dibesarkan selama ini dengan penuh cinta, tapi kini menghilang begitu saja tanpa ada kabar. Yang lebih membuat Ibunda Aris khawatir adalah, kepergian Aris hanya dengan membawa sepeda, tanpa membawa surat identitas apapun. Akan tetapi para Asatidz pondok mencoba menenangkan Ibunda Aris, “ mungkin saja Aris masih masih penasaran dengan petualangan pertamanya kemarin Bu, tenang saja, pasti dia dilindungi Alloh. Toh kemarin dia pulang dengan keadaan baik-baik saja saat menghilang satu pekan ke Jogja.

Singkat cerita, dihari kedelapan dari menghilangnya Aris ternyata ada  kabar mengejutkan dari Bu Dhe-nya Aris yang di Jakarta. Lewat pesan singkat beliau mengabarkan kepada Ustadz bahwa Aris sudah sampai di Jakarta dalam keadaan sehat dengan naik sepeda Ustadz Deni. Kabar ini membuat keluarga besar pondok dan Ibunda Aris menjadi lega, akan tetapi ada perasaan kesal dan jengkel dihati para Asatidz pondok, karena memang Aris kabur tanpa izin dan membawa kabur sepeda Ustadznya, dua pelanggaran sekaligus yang tak bisa dimaklumi oleh siapapun.

Setelah hari ke-14 akhirnya Aris dipulangkan oleh Bu Dhenya ke kampong halaman di Mlarak, Ponorogo denga Travel bersama sepeda yang menemaninya sepanjang perjalanan ke Jakarta.

Setelah sekembalinya ia di Pondok, kami menemui langsung dan berbincang-bincang dengannya. Aris tampak sedikit malu saat ditemui redaksi Dunia Muslimah, dengan nada bicaranya yang sedikit gagap ia mengisahkan perjalanannya ke Jakarta.

Kami terkejut dengan penuturannya, Aris pergi ke Jakarta hanya berbekal nasi satu bungkus saja, tanpa membawa uang satu rupiahpun. Sebuah tekad yang luar biasa, yang tidak dimiliki semua orang, kami terharu mendengar ceritanya. Ternyata ia berpura-pura minta air putih untuk minum di warung-warung yang berada di pinggir jalan, tentu saja para pedagang penasaran dengan penampilan Aris yang terlihat payah, muka yang kusam karena tersengat sinar matahari, terlihat seperti kelelahan usai perjalanan sangat jauh dengan sepedanya. “Adik ini dari mana dan mau kemana…? Kok Cuma naik sepeda..?”, Tanya pedagang dipinggir jalan itu, “saya dari Ponorogo mau pergi ke Jakarta Bu…, penasaran dengan kondisi Jakarta seperti apa”, jawab Aris dengan nada yang lugu itu. Tentu saja pedagang yang mempunyai naluri seorang Ibu itu merasa kasihan melihatnya, sehingga tanpa berpikir panjang Ibu itu mengambilkan makanan untuk Aris. Begitulah modus Aris untuk memenuhi kebutuhan perutnya di sepanjang perjalanan, kapan saja dia merasa haus dan lapar dia langsung mencari warung nasi.

Pihak pondok pun memberikan peringatan keras kepada santri ini, karena termasuk pelanggaran berat, kabur dari pondok lebih dari dua pekan sekaligus membawa kabur sepeda Ustadznya sendiri. Namun, pihak pondok masih bijaksana dengan hanya member peringatan saja, mungkin jika ini terjadi di pondok lain bisa-bisa dia dikeluarkan dari pondok.

Dari kisah diatas dapat kita ambil hikmahnya, bahwa setiap orang yang mempunyai cita-cita setinggi apapun akan bisa mencapainya, asalkan dimulai dengan kesungguhan, “man jadda wajada”,barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkannya, begitu kata pepatah. Fisik yang kuat santri ini juga merupakan hal yang patut kita berikan apresiasi, karena mukmin yang kuat lebih dicintai Alloh dari pada mukmin yang lemah. Mungkin Aris adalah santri yang berbakat menjadi atlet, potensi yang harus dilihat oleh orang tuanya supaya bisa menyalurkan bakatnya.

Akan tetapi apa yang dilakukan Aris tetaplah sebuah pelanggaran, dan dia harus mau menerima segala konsekwensi yang harus ditanggung karena perbuatannya. Hobi berpetualang adalah hak setiap orang, akan tetapi yang harus diingat adalah pada saat yang sama dia mempunyai status sebagai santri di sebuah pondok yang terikat sebuah peraturan yang mengikat. Sehingga, sebagai seorang Aris atau siapa pun yang masih mempunyai status santri, maka hendaknya ia menunggu saat liburan tiba, dan yang tidak penting adalah meminta izin orang tua, sehinngga orang tua kita tidak panik dan mencemaskan keadaan kita.


Demikian kisah inspiratif kali ini, semoga para pembaca Dunia Muslimah bisa mengambil pelajaran dari kisah diatas.

COMMENTS

loading...
Nama

Anekdot,10,Blogging,2,Cerpen,6,Cuaca,71,Download,24,Hong Kong,58,Iklan,3,Indonesia,20,Inspirasi,83,Islam,412,Kesehatan,66,Konsultasi,13,Kriminal,1,Kuliner,61,Malaysia,17,News,543,Opini,238,Orang Hilang,7,Pernik,26,Pojokbmi,414,Ponorogo,4,Resep,8,Singapura,3,Taiwan,101,Tekno,51,Unik,2,Wirausaha,13,Wisata,26,
ltr
item
DE-YUAN.COM ~ Berita Online Hari Ini: Santri Darut Taqwa Ponorogo Ngontel Sampai Jogjakarta dan Jakarta Tanpa Bekal
Santri Darut Taqwa Ponorogo Ngontel Sampai Jogjakarta dan Jakarta Tanpa Bekal
Anak ini biasa dipanggil Aris, lengkapnya adalah Aris Rosyidi, duduk dibangku SMP IT Darut-Taqwa Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sekilas tak ada yang istimewa dari santri ini, ia sama seperti santri-santri yang lainnya. Bahkan cenderung terlihat lugu dan polos dibanding santri-santri lain yang setingkat dengannya. Namun siapa yang tahu, dibalik keluguannya ini menyimpan semangat yang luar biasa untuk berpetualang ke berbagai daerah hanya dengan sepeda kayuhnya.
http://3.bp.blogspot.com/-Rz79-AfjofE/Vbm3503xKZI/AAAAAAAAAeo/coNtXHQR2Uc/s320/download.png
http://3.bp.blogspot.com/-Rz79-AfjofE/Vbm3503xKZI/AAAAAAAAAeo/coNtXHQR2Uc/s72-c/download.png
DE-YUAN.COM ~ Berita Online Hari Ini
http://www.de-yuan.com/2015/07/santri-darut-taqwa-ponorogo-ngontel.html
http://www.de-yuan.com/
http://www.de-yuan.com/
http://www.de-yuan.com/2015/07/santri-darut-taqwa-ponorogo-ngontel.html
true
4981504600613212983
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy