Fakta : Laki - Laki Yang Poligami Tidak Akan Meremehkan Nafkah Kepada Istrinya

Fakta : Laki - Laki Yang Poligami Tidak Akan Meremehkan Nafkah Kepada Istrinya

Fakta : Laki - Laki Yang Poligami Tidak Akan Meremehkan Nafkah Kepada Istrinya. Poligami disyariatkan dalam Islam bukan untuk menghancurkan rumah tangga yang sudah dibina sebelumnya atau untuk menggagalkan rumah tangga kedua yang baru dibangun. Jadi, sangatlah tidak diharapkan ketika seorang suami menikah lagi ternyata berisiko perceraian dengan istri yang pertama atau berpisah dengan istri yang baru.

Memang dibutuhkan kesiapan, keteguhan, kesungguhan, dan kebesaran jiwa seorang lelaki untuk menjalankannya.

Tidak Ada Istilah “Habis Manis Sepah Dibuang”
Pepatah di atas mungkin terpikir di benak istri saat suaminya menikah lagi. Padahal bila suaminya adalah suami yang baik, saleh, dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wata’ala, serta melangkah menuju poligami dengan memerhatikan syarat-syaratnya, si istri tidak perlu mengkhawatirkan dirinya menjadi sepah yang dicampakkan. Sebab, istri tetaplah istri, walau istri tua atau istri lama, toh istri baru dengan berjalannya waktu akan menjadi istrilama pula.

Berbeda halnya apabila suaminya seorang yang tidak takut kepada Allah Subhanahu wata’ala, maka bisa saja ia menelantarkan istri pertamanya karena telah mendapatkan istri muda. Apalagi ketika istri mudanya turut memprovokasi dan terlalu banyak menuntut. Oleh karena itu, kita ingatkan suami yang sampai berlaku demikian, hendaklah bertakwa kepada Allah Subhanahu wata’ala dan takut akan siksa-Nya. Telah datang ancaman Rasul yang mulia Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada suami yang berlaku curang atau tidak adil di antara istri-istrinya;